Pengalaman bermotor dari Bandar Lampung - Jakarta




danang dirgantara

Pengalaman perjalanan dari Bandar Lampung - Jakarta
Saat libur kuliah saya bingung mau ngapain buat ngisi waktu luang tersebut lalu saya menghubungi
teman SMA dulu waktu di padangan Bojonegoro sekarang dia kerja di bekasi, ternyata dia juga lagi libur kerja oke fix saya menjadwalkan berangkat tanggal 5 agustus, malam sebelum berangkat saya mempelajari rute memakai aplikasi android Google Maps jarak yang akan saya tempuh dari Bandar Lampung – Jakarta ternyata sejauh 233 km. Rabu pagi saya berangkat dengan penuh semangat sekitar pukul 06.30 wib saya menancap gas walaupun udara masih cukup dingin tapi tak mengalahkan semangat saya.
Jalanan yang berliku, bergelombang dan berlubang berhasil saya terobos dengan waktu sekitar 2 jam 45 menit sampai di pelabuhan Bakauheni saya langsung masuk ke gerbang tiket khusus motor dengan kocek 49.000 rupiah. Saya langsung masuk ke kapal feri kebetulan pagi itu tidak terlalu rame jadi saya naik ke kapal setelah beberapa menit langsung berangkat kapalnya, saya memilih untuk beristirahat didalam bagian ruang ber-Ac biar nyaman.
Lama waktu tempuh kapal berlayar dari Pelabuhan Bakauheni ke Pelabuhan Merak sekitar 2 jam 20 menit maklum lebih cepat karena keadaan pelabuhan pagi itu masih relatif sepi jadi kapal tak perlu ngantri berlabuh (biasanya sampai 3 jam).
Setelah sampai di Merak saya melanjutkan perjalanan walaupun terik matahari yang menyengat siang itu, karena saya menggunakan motor tidak boleh masuk tol jadi saya harus memilih jalur biasa, saya melewati berbagai kota dari cilegon, serang, tigaraksa, tangerang dan jakarta, waktu tempuh per kota itu sekitar 1 jam berarti total dari merak sampai jakarta sekitar 4-5 jam.
Baru sampai tangerang saya sudah menghadapi kemacetan hingga lanjut jakarta macet makin parah karena waktu sore adalah jam para pekerja pulang, apalagi saya belum tau rute jalan di jakarta. Tujuan saya sebenarnya adalah pondok gede, bekasi namun karena bekasi adalah bagian kota administrasi jakarta jadi orang2 menyebutnya masih jakarta.
Sampai Lebak Bulus karena kemacetan yang masih parah saya memutuskan beristirahat sambil mendinginkan motor, setelah kurasa kemacetan mulai reda saya melanjutkan perjalanan, dengan pede saya perjalanan hingga kesasar setelah tanya-tanya pada orang akhirnya saya menemukan rutenya yaitu dari lebak bulus – kalideres – rs fatmawati – kampung rambutan – pasar rebo – pondok gede *itu yang saya inget maaf kalo salah.
Setelah menghadapi berbagai kemacetan saya akhirnya sampai pukul 8 malam, rasa capek, pegal, ngantuk semua jadi satu, dan esoknya terbayarkan dengan saya berkunjung ke berbagai tempat wisata seperti Monas, Senayan, Gelora bung Karno, Potlot (rumah bim-bim Slank), Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Lubang Buaya ( museum PKI), DLL.

0 Response to "Pengalaman bermotor dari Bandar Lampung - Jakarta"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel