6 Kesalahan Penggunaan Alat Penata Rambut

6 Kesalahan Penggunaan Alat Penata Rambut
Kaum hawa mungkin sudah akrab dengan alat penata rambut seperti hair dryer dan catokan untuk menambah keindahan tampilan rambut.

Wanita mana yang tak ingin rambutnya cepat kering dan lurus dalam sekejap setelah mandi maupun saat hendak bepergian, tapi alat yang sudah umum digunakan tersebut masih banyak salah kaprah penggunaan. yang justru berbahaya bagi kesehatan rambut itu sendiri.

Berikut beberapa kesalahan menggunakan alat penataan rambut seperti dilansir Allure.com :

1. Suhu yang tinggi
Tidak semua rambut cocok akan panas yang dihasilkan oleh catokan, hanya rambut yang tebal, sangat ikal dan kasar. jika rambut kamu tidak ikal dan tipis sebaiknya gunakan suhu normal.
2. Tak menggunakan pelindung
Rambut yang langsung terkena suhu panas oleh catokan pelurus akan menyebabkan rambut menjadi kering dan rapuh, Untuk menghindari kerusakan rambut, penata rambut Matt Fugate menyarankan untuk menggunakan produk heat-protector (pelindung panas) yang digunakan sebelum Anda mulai menata rambut.
Untuk produk heat-protector yang berbentuk semprotan (aerosol), semprotkan pada rambut yang sudah dikeringkan dan akan dicatok, tunggu sampai kering lalu mulai menata rambut dengan alat catok. Sedangkan untuk produk heat-protector yang jenisnya krim maupun cair, gunakan pada rambut setengah basah. Kemudian blow dry rambut dengan hair dryer lalu baru gunakan catokan untuk menatanya.
3. Penggunaan terlalu sering
Garren penata rambut Victoria Beckham, menggunakan alat penata rambut secara berulang-ulang akan membuat rambut kering dan mengubah warna rambut, selain itu gunakan alat catok rambut dari akar ke ujung rambut dalam satu gerakan tanpa henti karena jika berhenti di tengah rambut dan diteruskan lagi ke ujung rambut, hasilnya akan meninggalkan bekas garis-garis.
4. Mencatok rambut terlalu lurus
Rambut yang sangat lurus akan terlihat tidak alami dan tidak sedap dipandang. Jika ingin hasil terbaik, saat mencatok bagian ujung rambut gerakkan catokan lurus ke bagian dalam, sehingga ujung-ujung rambut melengkung ke dalam. Untuk tampilan yang lebih glamour, Kamu bisa melakukan sebaliknya yaitu mencatok ujung-ujung rambut dengan gerakan ke arah luar.
5. Menggunakan catokan di rambut yang setengah basah
Jangan gunakan catokan saat rambut masih terasa basah, sebaiknya keringkan dulu bisa menggunakan pengering,  jika Anda tak ingin rambut terbakar dan patah-patah apabila digunakan untuk meluruskan rambut saat masih setengah basah.
6. Menggunakan catok pelurus yang terlalu besar
Sebastian Scolarici, penata rambut mengungkapkan. Catokan pelurus yang terlalu besar dan lebar juga sulit digunakan untuk meluruskan poni rambut yang pendek. Ukuran catokan yang terlalu besar dan lebar akan sulit untuk mengenai bagian akar rambut, padahal di bagian tersebut rambut cenderung lebih ikal.

0 Response to "6 Kesalahan Penggunaan Alat Penata Rambut"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel