Mengenal Percakapan bahasa Suroboyoan (Jawa Timur)

boso suroboyoan
Surabaya
Bahasa Suroboyoan merupakan dialek bahasa Jawa yang biasa digunakan oleh mayoritas masyarakat Jawa Timur terutama didaerah Surabaya, Malang, Kediri, Gresik, Mojokerto, Pasuruan, Lumajang, Sidoarjo, dan sebagian di Banyuwangi, Bojonegoro, Tuban, Lamongan.

Mungkin sebagian orang menganggap bahwa orang Jawa itu ngomong nya kalem dan pelan, ternyata tidak demikian, dibagian timur orang Jawa dikenal dengan cara ngomong yang keras dan apa adanya terdengar kasar karena faktor geografis dan pengaruh kerajaan Majapahit.

Dalam media massa salah satunya televisi bernama JTV dalam pembawaannya selalu menggunakan bahasa ini pada pembacaan berita bahkan film luar negeri di dubbing dengan suara boso Suroboyoan. salah satu kosakata yang terkenal adalah kata "Jancuk, Kate, Lapo, Arek".

Contoh Percakapan dalam basa Surabaya atau Jawa Timuran:
A: Kon lapo gurung mangkat?
B: Aku sek ngenteni cak khoiri, montor ku jek digowo.
A: digae opo mange?
B: golek badokan
A: Ealah, bareng aku ae piye?
B: Temenan ogak? engko mung mblituk.
A: Tenan eh cuk, lapo aku ngapusi.
B: yawis ayo nek ngunu, emange koen kate nok ndi?
A: Aku kate nggolet iwak nok pasar.
B: Lah golet iwak kok nok pasar koyok wong kawak ae.
A: yo karepku ta cuk koen kok ndawak.
B: gage ayo ndang panas'no montore!

0 Response to "Mengenal Percakapan bahasa Suroboyoan (Jawa Timur)"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel